192 PETANI MANANGGU TERIMA BIBIT JAGUNG DAN PUPUK GRATIS

H. Lapasau   |   Pertanian Dan Peternakan  |   Rabu, 21 Februari 2018 - 14:29:44 WIB   |  dibaca: 250 kali
192 PETANI MANANGGU TERIMA BIBIT JAGUNG DAN PUPUK GRATIS

Penyerahan Bantuan Bibit Jagung dan Pupuk kepada para Petani di Kecamatan Mananggu (selasa, 20/2)

Tilamuta, MediaCenter – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan membagikan bibit jagung Hibrida dan pupuk secara Cuma-cuma kepada 192 petani Kecamtan Managgu, selasa (20/2) di aula kantor camat mananggu.

Pembagian bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Boalemo H. Darwis Moridu dihadapan Kapolres Boalemo, Perwira Penghubung, Direktur Bank Sulutgo Cabang Tilamuta, Pimpinan Cabang Pembantu BRI Tilamuta, Camat Mananggu, Danramil Mananggu, Unsur Polsek Mananggu serta para petani se kecamatan mananggu.

Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Boalemo Sofyan Hasan STP MM mengatakan, bantuan bibit jagung hibrida dan pupuk tersebut akan dibagikan kepada 192 orang petani yang ada di kecamatan mananggu.

“Khusus untuk kecamatan mananggu pembangian bantuan bibit jagung sebanyak 5.010 kg dan pupuk  sebanyak 33.400 kg. untuk 192 petani” katanya.

Ditambahkannya pula, untuk jumlah total bibit jagung yang akan dibagikan kesemua kecamatan yang ada di boalemo sekitar 75 ribu kilogram atau 75 ton.

“Insya Allah setelah dari mananggu, hari ini kami akan menyerahkan bantuan yang sama di kecamatan tilamuta, dan rencananya hari selasa untuk kecamatan dulupi - wonosari serta kecamatan paguyaman - paguyaman pantai nanti pada hari kamis.” Tambahnya.

Disamping itu Bupati Boalemo Darwis Moridu mengungkapkan, penyerahan bantuan ini merupakan salah satu wujud nyata dari 14 program masa pemerintahannya.

“Kegiatan hari ini adalah salah satu program dari pemerintahan DAMAI yakni pemberian benih jagung dan pupuk gratis kepada para petani.” Ungkapnya.

Selain itu bupati juga berpesan kepada para petani, agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap bantuan yang diberikan ini, seharusnya dipandang sebagai modal bagi petani dan kelompok taninya. Bantuan ini hendaknya dikelola dengan baik secara bersama sama dan juga saat panen nanti, hasilnya jangan dijual semua. Simpan sebagai cadangan pangan untuk keperluan jika ada keadaan yang mendesak.” Harapnya. (HLapasau)

Profil H. Lapasau

H. Lapasau


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook