Relawan Boalemo Terus Berjuang Diantara Kepanikan Duka Kota Palu

H. Lapasau   |   Sosial  |   Selasa, 02 Oktober 2018 - 22:45:02 WIB   |  dibaca: 227 kali
Relawan Boalemo Terus Berjuang Diantara Kepanikan Duka Kota Palu

Ft : Tim Relawan Kabupaten Boalemo

Tilamuta - MediaCenter, Suasana mencekam terus bergelayut diwajah Kota Palu yang porak poranda pasca bencana tsunami dan gempa bumi berkekuatan 7,7 sr pada 28 september 2018. Duka terus menyelimuti, kurangnya pasokan makanan mulai terasa serta penjarahan oleh korban yang kelaparan terjadi dimana-mana.

Diantara kepanikan dan duka yang mendalam tersebut, tanpa kenal lelah sosok-sosok relawan Kabupaten Boalemo yang dikoordinir sang Srikandi Boalemo Ha. Delfie Jusup, terus bergerak melaksanakan tugas mulia mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan lainnya.

Selasa, (2/10) pukul 15.10 menit, melalui saluran telephone yang terputus putus, dengan suara bergetar Ha. Delfie Jusuf menyampaikan keadaan terkini kota palu yang begitu memprihatinkan.

“Saat ini kota palu lumpuh total, selain itu terjadi penjarahan dimana-mana, toko-toko dan lainnya dibongkar akibat para korban bencana kelaparan,” kata Delfie

Sementara itu Delfie menambahkan, total korban meninggal saat ini berjumlah 1204 orang termasuk hasil evakuasi Tim Relawan Kabupaten Boalemo yang berjumlah 7 orang yang ditemukan diantara reruntuhan hotel roa-roa.

Tidak hanya itu, derita yang saat ini dirasakan masyarakat yang ada disana juga begitu memilukan. Stok bantuan bahan makanan saat ini menurut Delfie sudah sangat menipis, bahkan stok bantuan bahan makanan dari Kabupaten Boalemo yang pertama kali lolos masuk ke kota palu dan diterima langsung Walikota dan Wakil Walikota pasca bencana terjadi saat ini sudah habis.

“Boalemo adalah pengirim bantuan pertama ke palu dan diterima langsung oleh Walikota dan Wawali Kota Palu, namun saat ini untuk stok bantuan makan tersebut sudah habis, bahkan sekarang kami disini tinggal mengandalkan beras cadangan pemerintah kota palu,” ujar Delfie sedih.

Delfie pun mengatakan, Kabupaten Boalemo saat ini dipercayakan mengelola dapur umum untuk melayani masyarakat korban bencana dan seluruh Relawan dari berbagai daerah.

Kemudian untuk masyarakat Kabupaten Boalemo yang menjadi korban bencana palu, Delfie menjelaskan bahwa pihaknya telah memulangkan 15 orang mahasiswa palu asal boalemo.

“Semalam kami telah memulangkan 15 orang mahasiswa asal Kabupaten Boalemo dan untuk masyarakat lainnya sebagian sudah dijemput oleh keluarga masing-masing,” kata Delfie.

Diakhir percakapan, tiba-tiba sang srikandi begitu panik. Nampak jelas terdengar dari nada suaranya seperti terjadi susatu.

“Hanya ini dulu yang bisa saya sampaikan, dan sekarang mulai ada gempa bumi lagi. Teman-teman relawan lainnya saat ini begitu panik,” kata Delfie mengakhiri pembicaraan.

Palu, Donggala dan sekitarnya menangis, Indonesia Berduka. Hanya uluran tangan dari Rakyat Indonesia berupa Doa dan bantuan apapun yang sangat mereka harapkan saat ini. (HLapasau).

Profil H. Lapasau

H. Lapasau


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook