BSD, Target Kominfo 2025

Rio Larekeng   |   Info Dinas  |   Rabu, 07 November 2018 - 13:32:24 WIB   |  dibaca: 134 kali
BSD, Target Kominfo 2025

Ilustrasi, Foto : RL

Tilamuta-MediaCenter, Boalemo Satu Data (BSD) adalah sebuah rencana besar yang ingin diwujudkan Dinas Kominfo Boalemo untuk meningkatkan kualitas dan pemanfaatan data pemerintah.

Pemanfaatan data pemerintah tidak terbatas penggunaannya untuk pengambilan kebijakan saja, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat yang kini bisa digunakan dalam berbagai sektor.

“Kami akan berupaya mewujudkannya, saat ini kami sedang melakukan pembenahan infrastruktur Informasi Teknologi dimana data tersedia dalam format terbuka dan mudah digunakan kembali, ” Ujar Syahril Mointi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statitik dan Persandian, Rabu (7/11) di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, dari sisi ekonomi, keuntungan penggunaan data yang bersinggungan dengan bisnis umumnya berkaitan dengan penemuan “ceruk pasar” sehingga meningkatkan keuntungan yang dapat diraup oleh sektor swasta.

Sedangkan, untuk mencapai level itu, tentu saja masyarakat membutuhkan analisis yang tentunya bersumber dari satu data yang disediakan Diskominfo, sehingga ini akan menguntungkan daerah, dimana pihak swasta akan dimudahkan dalam menganalisa potensi yang ada di Kabupaten Boalemo.

Dengan BSD, akan menghasilkan beragam rekomendasi yang menguntungkan bisnis, termasuk potensi sumber pendapatan baru, strategi pemasaran yang lebih efektif, pelayanan yang lebih baik dan memiliki tawar bisnis yang lebih kompetitif.

“Ini juga bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah, serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan, ini tidak akan mudah, namun dengan niat, konsistensi serta dukungan semua pihak saya yakin semuanya bisa diwujudkan,” kata Syahril Mointi.

Profil Rio Larekeng

Rio Larekeng

Nothing Speciall

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

1
11 Februari 2019 - 09:58:52 WIB

1

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook